"Barangkali nanti ada pedagang yang tidak mau di rapid test, mungkin bisa saja tokonya nanti untuk sementara kami tutup dulu karena tidak mau diperiksa," katanya.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Tebingtinggi Nanang Fitra Aulia mengungkapkan, telah melakukan uji rapid test kepada sekitar 300 pedagang di tiga pasar tradisional. Hasil tes cepat, seorang pedagang dinyatakan reaktif.
"Terhadap salah seorang pedagang yang reaktif telah kami lakukan pemeriksaan lanjutan dengan swab test. Selama menunggu hasil, yang bersangkutan kami sarankan untuk menutup sementara tokonya," kata Nanang Fitra.