Pemko Tebingtinggi Rapid Test Massal 300 Pedagang di 3 Pasar Tradisional

Abdullah Sani Hasibuan
Pemkot Tebingtinggi saat melakukan rapid test massal. (Foto: iNews/Abdullah Sani Hasibuan)

TEBINGTINGGI, iNews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tebingtinggi bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (USU) dan Anak Tebing Bersatu (ANTEB) menggelar rapid test massal kepada para pedagang di tiga pasar tradisional, Rabu (15/7/2020). Lokasi pelaksanaan yakni di Pasar Sakti, Kain dan Pasar Gambir.

Namun terlihat tingkat kesadaran pedagang untuk mengikuti rapid test masih rendah. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya kios yang tutup saat pelaksanaan tes cepat tersebut.

Merespons hal tersebut, Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan menilai perlu edukasi lebih lanjut kepada para pedagang jika rapid test bukan sesuatu hal yang menakutkan. Dia mengancam akan memberikan sanksi bagi para pedagang yang menolak tes cepat tersebut.

"Rapid test ini bukan memvonis orang terkena virus corona, tetapi untuk mendeteksi penyebaran dan memutus mata rantai penularan. Ini perlu untuk pemetaan," kata Umar.

Dia menegaskan, bila ada pedagang yang menolak pemeriksaan rapid test, maka sanksi penutupan bisa diberlakukan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Banjir di Tebingtinggi Rusak 966 Rumah, 3.539 Jiwa Terdampak

57 tahun lalu

Banjir Rendam Tebingtinggi, Sekolah Diliburkan

57 tahun lalu

Kecelakaan Maut di Tebingtinggi, Pelajar Tewas Tergilas Bus saat Menyalip

57 tahun lalu

IRT di Tebingtinggi Tewas Ditikam Tetangga, Diduga gegara Postingan di Medsos

57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal