Pelapor Kasus Penggelapan Pajak yang Jerat Bripka Arfan Capai 228 Aduan

Junjungan Marpaung
UPTD Samsat Pangururan, Samosir, mencatat pelapor kasus penggelapan pajak yang menjerat almarhum Bripka Arfan Saragih mencapai 228 aduan. (Foto: Junjungan Marpaung/iNews)

SAMOSIR, iNews.id - Jumlah laporan dari korban kasus dugaan penggelapan pajak Rp2,5 miliar di UPTD Samsat Pangururan, Kabupaten Samosir, mencapai 228 aduan. Kasus itu menjerat almarhum Bripka Arfan Saragih.

Jumlah itu diketahui usai Samsat Pangururan membuka posko pengaduan korban sejak 13 Februari 2023 lalu. Berdasarkan laporan yang masuk, kerugian ratusan korban itu mencapai Rp837 juta.

"Sampai tanggal 27 Maret 2023 masyarakat sudah ada buat pengaduan ke kita sebanyak 228 orang, dengan kerugian Rp837 juta," kata Kepala Seksi Layanan II UPTD Samsat Pangururan, Soli N Panjaitan, Selasa (28/3/2023).

Dia memprediksi, jumlah korban akan bertambah. "Kalau sepintas kita lihat (penambahan korban), ada. Hari demi hari tetap bertambah," ujar Soli.

Dia mengatakan, terkait kasus itu, pihaknya memberikan keringanan denda pajak kepada korban sebesar 50-80 persen.

"Sampai saat ini kita berupaya melakukan pendekatan ke masyarakat agar mereka mau memperhatikan STNK-nya," ujar Soli.

Sebelumnya, Polda Sumatera Utara (Sumut) menarik penanganan kasus kematian Bripka Arfan Saragih usai menerima laporan dari pihak keluarga. Diketahui, Bripka Arfan merupakan tersangka penggelapan pajak kendaraan di Samosir.

Tim ahli digital dan tim Forensik sebelumnya telah menerangkan penyebab kematian Bripka Arfan kepada pihak keluarga. Namun, pihak keluarga merasa kematian Arfan yang disebutkan meninggal karena bunuh diri meminum carian sianida janggal.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kabur dari Negaranya, WNA Rusia Pelaku Penggelapan Pajak Ditangkap di Bali

57 tahun lalu

Kejari Jambi Terima Uang Pengganti Rp3,5 Miliar dari Terpidana Kasus Penggelapan Pajak BBM

57 tahun lalu

Acong Tersangka Penggelapan Pajak Bareng Bripka AS di Samosir Serahkan Diri

57 tahun lalu

Mantan Bendahara DPRD Lombok Timur Jadi Tersangka Penggelapan Pajak

57 tahun lalu

Kasus Dugaan Penipuan Oknum Pegawai Samsat Kota Sukabumi, Pelaku Masih Buron

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal