Dia juga meminta mahasiswa mengawal proses penanganan oleh Propam Polda Sumatera Utara terkait tindakan represif persone Polres Pematang Siantar dalam pengamanan aksi unjuk rasa Cipayung Plus.
"Seluruh personel yang terlibat pengamanan diperiksa Propam, namun diwakili perwira termasuk saya sendiri", kata Fernando.
Sebelumnya mahasiswa yang berasal dari Universitas Simalungun (USI), Universitas HKBP Nommensen, dan organisasi mahasiswa GMKI,PMKRI,GMNI, PMII dan IMM berunjuk rasa mengecam tindakan represif polisi terhadap aksi massa dan mempertanyakan profesionalitas kepolisian menjalankan tugas.