Minta Maaf ke Mahasiswa, Kapolres Pematangsiantar Akui Tidak Profesional Atasi Demo BBM 

Ricky Fernando Hutapea
Kapolres Pematangsiantar AKBP Fernando meminta maaf kepada mahasiswa Cipayung Plus atas tindakan represif anggotanya saat mengamankan demo. (Foto: iNews TV)

PEMATANG SIANTAR, iNews.id - Kapolres Pematangsiantar AKBP Fernando mengakui telah melakukan kesalahan dan bertindak represif kepada mahasiswa saat demo menolakkenaikan harga BBM, Senin (5/9/2022) lalu. 

Tindakan petugas yang menembakkan gas air mata membuat beberapa mahasiswa luka-luka.

Terkait kejadian itu, Fernando meminta maaf kepada mahasiswa Cipayung Plus. Hal itu diungkapkan Fernando menanggapi pernyataan sikap ratusan mahasiswa yang berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Pematang Siantar, Kamis (8/9/2022).

"Saya selaku Kapolres Pematang Siantar meminta maaf secara khusus kepada mahasiswa Cipayung Plus dan mengakui kesalahan, tidak profesional karena melakukan tindakan represif,” kata Fernando.

Saat ini, menurutnya, Propam Polda Sumatera Utara sedang memeriksa personelnya terkait penembakan gas air mata kepada mahasiswa pada aksi unjuk rasa awal pekan kemarin.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Isu BBM Naik 1 April, Warga Serbu SPBU di Cilegon hingga Picu Antrean ke Jalan Raya

57 tahun lalu

Kepala BNPB Minta Maaf soal Bencana Tapsel: Saya Tidak Mengira Sebesar Ini

57 tahun lalu

Tampang Pelatih Renang Tendang Perempuan di Asahan, Tangan Bersimpuh Minta Maaf ke Korban

57 tahun lalu

Ibunda Pratama Arhan Minta Maaf: Mohon Jangan Dihujat, Jangan Disalahkan

57 tahun lalu

Shin Tae-yong Minta Maaf ke Rakyat Korea Selatan usai Disingkirkan di Piala Asia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal