Sedangkan, Dandim O205/TK yang ikut dalam pertemuan mengatakan pihaknya siap mendukung kebijakan pemerintah. Dia berharap proses relokasi bisa berjalan dengan lancar hingga masyarakat pengungsi bisa tinggal di tempat yang baru.
Sementara itu, Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting berharap solusi yang dihadirkan bisa menjadi langkah baru terkait konflik LUT di kawasan Siosar. Dia berharap alternatif bisa diterima masyarakat bisa diterima masyarakat hingga proses penyerahan LUT kepada pengungsi tahap 3 bisa berjalan dengan baik.
"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada KSP karena telah memfasilitasi pertemuan ini dan diharapkan dapat diperoleh solusi yang dapat diterima semua pihak," ucapnya.
Dalam pertemua tersebut Deputi II KSP, Abetnego Tarigan menanggapi penanganan bencana seyogyanya dikerjakan tanggap dan persisten. Selain itu, para pihak dalam menyelesaikan konflik harus mengutamakan negosiasi dan kepentingan bersama.
"Harus tetap mengedepankan negosiasi dengan prinsip mematuhi ketentuan hukum yang berlaku," ucapnya.
Selain dari pemerintah kabupaten Karo, perwakilan forkompida Karo, turut serta hadir, Kepala BPN Kab. Karo, Perwakilan Polda Sumatera Utara dan perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.