Kapolres mengungkapkan, Aiptu Pariadi diduga menembak strinya dua kali. Setelah itu, dia bunuh diri dengan satu kali tembakan di bagian kepalanya.
“Kalau dari kasat mata ada tiga luka di bagian kepala. Artinya memang ada tiga kali letusan senjata api. Kami masih menunggu hasil visumnya di RS Sultan Sulaiman,” katanya.
Jenazah Aiptu Pariadi dan istrinya saat ini sudah dimakamkan dalam posisi berdekatan di Pemakaman Umum Desa Naga Kisar, Kecamatan Pantai Cermin. Lokasinya sekitar 500 meter dari rumah duka.