Ketika proses pencarian memasuki ceruk sungai yang menyempit dengan arus sangat deras, terdapat sebuah kayu besar melintang di jeram. Perahu rafting menabrak kayu tersebut hingga tak terkendali dan akhirnya terbalik. Akibatnya, keenam penumpang rafting terlempar dan hanyut terbawa arus sungai.
Tak ada yang bisa mereka lakukan kecuali bertahan hidup di arus sungai yang ekstrem itu. Mereka survival, menerapkan teknik dasar bertahan hidup di permukaan air. Mereka mengapung, mengikuti arus, sembari menghindari tubrukan dengan benda-benda sungai seperti batu, tebing di kanan dan kiri sungai serta sampah hutan berupa kayu-kayuan.
Radio komunikasi yang mereka bawa juga terlempar dan hilang sehingga tidak bisa meminta pertolongan teman-temannya di posko.
Sekitar pukul 17.00 WIB, salah satu rescuer yang hanyut Robbi Daniel berhasil menyelamatkan diri dan mendapat pertolongan dari warga sekitar Sungai Solok, tepatnya di Desa Ujung Deleng, Kecamatan Kutabuluh, Kabupaten Karo.
Robbi selanjutnya dievakuasi ke Desa Limang, Kecamatan Tigabinanga. Tidak jauh dari lokasi Robbi, 2 personel dari Potensi SAR, masing-masing Rico Barus dan Oscar Sebayang juga berhasil menyelamatkan diri dan mendapat pertolongan dari masyarakat setempat.