Ketua KPU Medan Agussyah Damanik menganggap video itu adalah fitnah dan juga kali pertama KPU Medan diserang hoaks. KPU Medan cukup kaget saat mendapat informasi itu.
Mereka masih menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian agar kasus itu diproses secara profesional. "Kami melaporkan karena salah satu akun menyebut kejadian itu di KPU Medan. Kini kita berharap kepolisian untuk melakukan penyelidikan. Semoga pelakunya cepat terungkap," katanya.
Yang lebih aneh, kata Agus, dalam postingan itu KPU dituduh sudah mencoblos surat suara pilpres, padahal surat suara untuk capres belum tiba di Kota Medan. "Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya warga Kota Medan agar tidak mudah terpengaruh dengan informasi bohong dan tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang tidak benar. Mari sama-sama kita jaga suasana kondusif kota kita ini dengan bersama-sama kita berpikiran positif," tandasnya.