Konflik Tanah Adat, Warga Demo PN Simalungun Tuntut Pembebasan Ambarita

Dharma Setiawan
Masyarakat Adat Desa Sihaporas bersama mahasiswa saat berunjuk rasa di PN Simalungun, Jumat (14/2/2020). (Foto: iNews/Dharma Setiawan)

Penasihat hukum terdakwa Sahat Hutagalung meminta majelis hakim memberikan keadilan kepada masyarakat adat yang mempertahankan tanah leluhur mereka.

“JPU sudah berikan tuntuan dan kami juga telah sampaikan pleidoi. Kami harap hakim bisa memutuskan dengan tenang, bijaksana dan mencermati fakta-fakta yang ada,” kata Sahat.

Menurutnya, yang terpenting yakni latar belakang peristiwa. Dia menilai kasus sengketa lahan di Simalungun ini juga banyak terjadi di berbagai daerah lain di Indonesia.

“Konflik agraria yang tak terselesaikan ini karena ketimpangan dari sumber daya alam. Dari zaman kolonial sampai sekarang masih terjadi di berbagai daerah,” ujarnya.

Diketahui, bentrokan antara warga akibat sengketa lahan terjadi pada pertengahan September 2019. Ketika itu, masyarakat adat Sihaporas sedang bercocok tanam di lahan yang diklaim sebagai tanah adat leluhur. Kemudian datang pihak keamanan PT TTL yang mengklaim tanah tersebut merupakan lahan konsesi perusahaan. Kedua kubu pun bentrok hingga terjadi pemukulan terhadap petugas keamanan perusahaan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Ungkap Motif 2 Pak Ogah Aniaya Wanita Hamil dan Suaminya di Deli Serdang

57 tahun lalu

Kronologi Pak Ogah Tendang Wanita Hamil di Deli Serdang, Emosi Takut Direkam dan Viral

57 tahun lalu

Tampang 2 Penganiaya Wanita Hamil di Deli Serdang saat Ditangkap, Muka Ciut Tak Lagi Garang

57 tahun lalu

Viral! Wanita Hamil dan Suami Dianiaya 2 Pria di Deli Serdang, Pelaku Bawa Airsoft Gun

57 tahun lalu

Viral Penganiayaan Pasutri di Deli Serdang! Wanita Hamil Ditendang, 2 Pria Ditangkap 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal