Kisah Jenderal Hoegeng Perintahkan Kuli Buang Piano Mahal dari Bandar Judi di Medan

Sindonews
Dominique Hilvy Febriani
Kapolri periode 1968-1971 Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso menolak tawaran menjadi Duta Besar. (Foto IG Jenderal Hoegeng Iman Santoso).

Hingga waktu yang ditentukan, utusan itu tidak juga memindahkan barang-barang mewah tersebut. Hoegeng memerintahkan polisi pembantunya dan para kuli angkut mengeluarkan barang-barang itu dari rumahnya diletakkan begitu saja di depan rumah. 

Bagi Hoegeng itu lebih bijak daripada menistakan sumpah jabatan dan sumpah sebagai Anggota Polri. Hoegeng geram mendapati para polisi, Jaksa dan Tentara disuap dan hanya menjadi kacung para bandar judi.

"Sebuah kenyataan yang amat memalukan," katanya geram. 

Hoegeng memiliki prinsip dalam hidupnya, tidak akan takut atau gentar menghadapi orang–orang yang berkuasa. Dia hanya takut kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Artikel ini telah tayang di Sindonews.com dengan judul "Kisah Jenderal Hoegeng Buang Barang-barang Mewah Pemberian Bandar Judi di Medan"

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Komplotan Konten Kreator Judi Ditangkap di Semarang, Diduga Jaringan Bandar Kamboja

57 tahun lalu

Dor! Bandar Judi Dadu Tewas Ditembak setelah Tusuk 3 Polisi di Muratara

57 tahun lalu

Resmikan Monumen Jenderal Hoegeng di Pekalongan, Kapolri: Tokoh Panutan Generasi Polisi

57 tahun lalu

Polisi Tangkap 2 Bandar Judi Togel Online di Karawang, 1 Tersangka Residivis Perempuan

57 tahun lalu

Beroperasi 8 Bulan, Pengepul Judi Togel Online di Garut Ditangkap Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal