Dia menjelaskan, gerakan bakti sosial ini tak hanya di lingkup Polda Sumut, tetapi juga dijajaran Polres hingga Polsek.
"Gerakan ini juga sebagai bentuk empati sosial, sekaligus mengimbau masyarakat untuk bersama-sama mencegah Covid-19 yang menjadi musuh kita bersama," kata Martuani.
Kapolda juga mengimbau masyarakat tidak mengucilkan warga yang terpapar corona. Mereka justru harus dilindungi serta diobati hingga benar-benar sembuh dan bisa kembali beraktivitas dan berkumpul bersama keluarga serta lingkungan sekitar.
"Tidak ada yang boleh mengusir, kami menggunakan kedekatan bukan dengan cara mengusir," ucapnyaa.
Hal yang sama juga terhadap tenaga medis Covid-19, Kapolda mengingatkan masyarakat untuk tidak membully, namun harus didukung karena mereka merupakan pahlawan kesehatan yang memberikan pelayanan prima kepada warga terpapar corona.