“Walaupun terjadi peningkatan jumlah penumpang, kami akan tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat,” ujarnya.
Peningkatan juga terjadi di angkutan kargo. Pada 10 Juni 2020, volume kargo mencatatkan angka tertinggi sepanjang Juni ini dengan 135,212 kg per harinya meningkat 40 persen dibandingkan dengan tahun lalu.
“Angkutan kargo di tengah pandemi COVID-19 ini memang yang paling terjaga. Bandar Udara KNIA di kelola oleh PT Angkasa Pura II juga fokus dalam penanganan kargo ini,” jelas Djodi Prasetyo.
Di masa adaptasi kebiasaan baru, PT Angkasa Pura II mengimplementasikan konsep Smart Airport yang untuk mendukung pelayanan saat ini dan saat new normal nantinya. Bentuk Implementasi Smart Airport dengan menghadirkan fasilitas touchless seperti smart helmet, sistem teknologi informasi terintegrasi guna menjaga kelancaran operasional bandara.
PT Angkasa Pura II dalam waktu dekat juga akan meluncurkan aplikasi travelation. Melalui aplikasi tersebut, calon penumpang dapat menggunggah dokumen syarat penerbangan seperti surat hasil tes Covid-19. Langkah ini akan menyederhanakan pemeriksaan namun tetap sesuai protkol kesehatan.
"Secara khusus pelayanan kebandarudaraan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 secara ketat. Upaya ini penting untuk terus kami lakukan demi menjaga keamanan dan kenyamanan calon penumpang yang melalui bandar udara KNIA,"ucapnya.