Terpisah, warga Subanggor Tongan, M.Lubis (25) mengaku sangat ketakutan atas perihal itu, sehingga mereka semua mengungsi dari desa mereka karena takut terpapar racun gas H2s itu.
"Untuk sementara kami mengungsi takutlah menjadi korban berikutnya," kata M Lubis.
Hingga berita ini diturunkan, pihak PT SMGP tidak ada yang bisa dihubungi untuk memberikan tanggapan terkait kasus keracunan gas ini.