Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gas Pabrik PT BMI Lamongan Diduga Bocor, 19 Buruh Dievakuasi ke Rumah Sakit
Advertisement . Scroll to see content

Diduga Hirup Gas Beracun, Puluhan Warga Madina Dilarikan ke Rumah Sakit

Rabu, 28 September 2022 - 07:18:00 WIB
Diduga Hirup Gas Beracun, Puluhan Warga Madina Dilarikan ke Rumah Sakit
Bupati Madina Jafar Sukhairi Nasution saat menjenguk warga yang terpapar racun gas H2s PT.SMGP di RSUD Panyabungan (Liansyah Rangkuti/MNC Portal)
Advertisement . Scroll to see content

MADINA, iNews.id - Puluhan Warga Desa Sibanggor Tongan dan Sibanggor Julu Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara terpapar racun gas. Mereka diduga menghirup gas beracun Hidrogem Sulfide (H2S) milik PT.SMGP.

Dari data pihak Rumah sakit umum daerah (RSUD) Panyabungan menyebut ada 39 orang pasien yang diduga terpapar racun H2S sedangkan jumlah data pasien yang mengalami penyakit yang sama di Rumah Sakit Umum Permata Madina ada 44 orang warga sibanggor tonga dan desa sibanggor julu mengalami muntah-muntalh dan lemas.

"Di RSUD Panyabungan ada 39 orang sedangkan di RS Permata Madina ada 44 orang pasien yang diduga keracunan Gas H2S hingga saat ini kita tidak bisa mendeteksi racun yang ada di tubuh pasien namun gejala keracun pasti dapat terdeteksi." Kata Direktur RSUD Panyabungan, dr Rusli Pulungan, Rabu (28/09/2022).

Rusli menambahkan, selain orang dewasa warga yang terkena Sasfek keracunan gas, ada beberapa anak dibawah umur hingga (Balita). Namun semua sudah mendapatkan pertolongan medis.

"Sesuai arahan bapak bupati kita memberikan pelayanan prima kepada pasien kita malam ini hingga kita bekerja sama dengan BPBD mendirikan tenda disamping UGD untuk menampung Pasien, selain itu ada beberapa pasien dibawah usia lima tahun," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut