Deretan Mitigasi Bencana Berbasis Kearifan Lokal

Tika Vidya Utami
Ilustrasi mitigasi bencana berbasis kearifan lokal. (Foto: djpk.kemenkeu.go.id)

Pedagang khawatir apabila melewati jalur Lonjo akan tertanam di dalam lumpur. Padahal jalur Lonjo ini jalur tersingkat menuju Pasar Tua Bambaru. Diketahui, daerah Lonjo ini struktur tanahnya labil sehingga beban berat yang berada di atasnya dapat ambles.

Sementara di bagian timur daerah Lonjo terdapat Tonggo Magau. Tonggo Magau berarti tempat berkubangnya kerbau milik Raja Palu. Tonggo Magau ini juga dikisahkan turun temurun, yaitu tentang hilangnya kerbau Raja Palu. Diketahui, kerbau yang hilang tersebut jatuh di lubang yang tak jauh dari Tonggo Magau. Masyarakat setempat menamakannya dengan Pusentasi, yang berarti pusat laut.

Menurut masyarakat sekitar, Pusentasi akan naik jika laut sedang terjadi pasang. Sementara, jika air laut surut, maka permukaan air di Pusentasi juga ikut turun. Namun seiring perkembangan zaman, masyarakat mulai lupa akan larangan untuk menjauhi daerah tersebut. 

Tagari Lonjo menjadi booming setelah terjadinya peristiwa likuifaksi yang terjadi di Perumnas Balaroa, Palu, Sulawesi Tengah. Diketahui, gempa bumi yang terjadi pada September 2018 ini menimbulkan likuifaksi. Tercatat, ada ribuan rumah yang terkena dampak likuifaksi.

3. Bukit Umanyar

Di wilayah Bali tercatat sering terjadi bencana gempa bumi. Pada 1917, gempa menghantam Bali dengan kekuatan M7. Gempa tersebut berlangsung selama 50 detik, mengakibatkan bangunan hingga pura rata dengan tanah. 

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dikunjungi Dubes Boroujerdi, Jokowi Sampaikan Simpati ke Rakyat Iran

57 tahun lalu

Dubes Belanda Temui Jokowi di Solo, Bahas Apa?

57 tahun lalu

Awali Tahun Baru 2026, Warga Padang Pariaman Gelar Doa Tolak Bala Dijauhkan Bencana

57 tahun lalu

Banyak Wilayah Terisolasi, Bupati Aceh Utara Minta Jangan Hanya Lokasi Viral yang Dibantu

57 tahun lalu

Warga Masih Banyak Mengungsi dan Wilayah Terisolasi, Aceh Utara Perpanjang Tanggap Darurat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal