Kalimat majemuk jenis ini terdapat penjelasan mengenai cara atau alat yang dipakai dalam kejadian, biasanya ditandai dengan konjungsi, seperti dengan atau tanpa. Contohnya:
Gubernur mengontrol kondisi jalan rusak dengan menaiki helikopter.
Mobil listrik bisa berjalan tanpa menggunakan bensin.
Ganjar memantau pembangunan jembatan dengan menggunakan perahu.
Kalimat biasanya memiliki konjungsi yang menunjukkan hasil, berupa kata “makanya”. Contohnya:
Nafa anak yang cerdas makanya ia sering menjadi juara kelas.
Budi anak yang malas makanya guru sering menegurnya dengan keras.
Kalimat ini menjelaskan makna atau penjelasan yang didapat dari induk kalimat. Biasanya kalimat ini menggunakan kata penghubung "bahwa". Contohnya: