Bupati Langkat Terkena OTT KPK, Edy Rahmayadi Ngaku Sering Ingatkan Jangan Korupsi

Antara
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi. (ANTARA/Diskominfo Sumut)

MEDAN, iNews.id - Operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin disesalkan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi. Edy mengatakan hal tersebut sudah berulang kali disampaikan kepada seluruh jajarannya agar tidak terjebak di kasus korupsi. 

Edy mengatakan sering memberikan peringatan kepada seluruh kepala daerah maupun pejabat di Sumut untuk tidak korupsi. Meskipun sudah berulang kali disampaikan, masih ada jajarannya yang tertangkap melakukan tindak pidana korupsi. 

"Udah bolak balek diantisipasi, nanti kami ingatkan kembali termasuk (untuk) diri saya," kata Edy Rahmayadi, Kamis (20/1/2022). 

Edy mengatakan kepala daerah memang rawan terjebak dalam praktek korupsi seperti fee proyek, suap perizinan hingga jual beli jabatan. Terkait dengan masalah yang menimpa Terbit Rencana, Edy mengatakan menyerahkan sepenuhnya kepada KPK terkait proses hukum lebih lanjut. 

"Nanti kita tunggu hasil KPK, nanti saya ngomong pun salah pula," ucapnya.

Editor : Stepanus Purba_block
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dikawal Ketat Polisi, KPK Geledah Dinkes Ponorogo Pengembangan Kasus OTT Mantan Bupati

57 tahun lalu

Modus Perampokan Bersenpi di Parkiran Masjid Langkat, Pelaku Pura-Pura Pinjam HP

57 tahun lalu

Perampok Bersenpi di Parkiran Masjid Langkat Ditangkap

57 tahun lalu

Bantuan Tak Merata, Korban Banjir Demo di Kantor Bupati Langkat

57 tahun lalu

Fakta Baru OTT Bupati Cilacap, Kepala Dinas Ngaku Setor Uang agar Tidak Dipindah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal