Bukan Bunuh Diri, Polisi yang Terlibat Penggelapan Pajak di Samosir Diduga Dibunuh

Wahyudi Aulia Siregar
Kuasa Hukum Keluarga Bripka AS, Fridolin Siahaan saat membeberkan kejanggalan kematin anggota polisi terkait dugaan penggelapan pajak di Samosir (Wahyudi Aulia Siregar/MNC Portal)

Irene juga menyebut mereka telah menjual rumah mereka senilai Rp400 juta untuk mengatasi persoalan itu. Namun setelah uang dibayarkan, sang suami justru ditemukan tewas. 

"Yang mencurigakan lagi, banyak barang-barang yang bukan milik korban yang dijadikan barang bukti yang ditemukan Polisi di lokasi penemuan mayat korban," jelasnya. 

Atas sejumlah kejanggalan itu, kata Fridolin, mereka meminta kasus itu dibuka secara terang benderang. Mereka mencurigai adanya dugaan pembunuhan dalam kematian Bripka AS. 

"Kami diduga Bripka AS sengaja dibunuh dan kami sudah membuat laporan Polisi atas dugaan itu. Kami juga sudah menyurati Kapolri, Menko Polhukam, Presiden dan Komnas HAM atas dugaan pembunuhan itu," katanya.

"Kita minta ini diusut tuntas. Termasuk soal penggelapan pajaknya. Harus diusut karena ini sistemik dan sudah terjadi sejak 2018. Semua yang terlibat harus diungkap dan dihukum," tegas Fridolin. 

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
4 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Toba Samosir Sumut, Cek Kekuatan Magnitudonya!

16 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Samosir Sumut, Cek Kekuatan Magnitudonya!

19 hari lalu

Polisi Gadungan Pangkat Kompol Tipu Satpol PP Medan, Motor Honda Vario Dibawa Kabur

27 hari lalu

Kakek Mujiran dan Nur Wahid Dituntut 3 Bulan 7 Hari Penjara, Kasus Getah Karet PTPN

1 bulan lalu

Polisi Ungkap Penggelapan Kendaraan di Jombang dengan Modus Tukang Pijat, 4 Motor Diamankan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal