“Kita pasti bisa, yang paling penting pertama adalah jujur kepada dirimu sendiri. Jangan pernah ada pikiran ragu, tanamkan di pikiran kalian, aku harus menang dan pasti menang. Dan satu lagi berjuanglah melebihi limit kalian sendiri, karena atlet memang ditempah untuk itu,” kata Edy.
Sementara itu, menurut keterangan Ketua Komite National Paralympic Committee (NPC) Sumut, Alan Sastra Ginting, pihaknya menambah 15 atlet sehingga menjadi 66 orang untuk Peparnas XVI Papua. Tujuannya untuk meraih medali emas dan peringkat yang lebih dari Peparnas sebelumnya.
“Dari 9 Cabor yang kita persiapkan semua atlet menunjukkan peningkatan prestasi, termasuk dua Cabor perdana yaitu tenis lapangan dan panahan, bahkan ada limit-limit internasional yang dipecahkan beberapa atlet. Insya Allah, kami sangat optimis dengan persiapan mereka, prestasi akan lebih baik lagi,” ucapnya.