Anggota TNI Serda Iman Meninggal saat Latihan, Keluarga di Nias Menilai Ada Kejanggalan

Iman Jaya Lase
Serda Berkat Iman Gea disemayamkan di rumah duka, Desa Binaka, Kota Gunungsitoli, Kamis (7/11/2019). Keluarga memutuskan menunda pemakamannya dan akan divisum ulang karena menilai kematiannya janggal. (Foto: iNews/Iman Jaya Lase)
Serda Berkat Iman Gea disemayamkan di rumah duka, Desa Binaka, Kota Gunungsitoli, Kamis (7/11/2019). (Foto: iNews/Iman Jaya Lase)

Selain itu, ada bengkak sebesar telur di kepala bagian belakang. Bekas luka dan bengkak itu membuat kedua orang tua dan kerabat menilai kematian Serda Berkat Iman Gea mencurigakan.

“Ternyata di sebelah kiri itu tidak ada bekas pukulan, sama sekali tidak ada bekas yang menyebabkan bekas ataupun luka di dada sebelah kiri, seperti yang disampaikan,” kata kata adik almarhum, Handroa Gea, Jumat (8/1/2019).

Duka menyelimuti keluarga Serda Berkat Iman Gea di Desa Binaka, Kota Gunungsitoli, Kamis (7/11/2019). (Foto: iNews/Iman Jaya Lase)

Dia menegaskan, keluarga akan mencari kebenaran atas meninggalnya korban yang merupakan tulang punggung keluarga itu. Sebab, keterangan yang mereka peroleh mengenai penyebab Serda Berkat Iman Gea tidak sesuai dengan kenyataan.

“Ada sesuatu yang janggal, yang membuat kami tidak terima dengan kenyataan, kronologi yang disampaikan kemarin dan diberitakan. Kami akan selidiki dan akan kami cek ulang di sini, apakah sesuai dengan yang terjadi di lokasi,” kata Handroa Gea.

Serda Berkat Iman Gea disemayamkan di rumah duka, Desa Binaka, Kota Gunungsitoli, Kamis (7/11/2019). Keluarga memutuskan menunda pemakamannya dan akan divisum ulang karena menilai kematiannya janggal. (Foto: iNews/Iman Jaya Lase)

Dari pantauan, sudah banyak warga dan kerabat yang berkumpul di rumah duka yang berlokasi di Desa Binaka, Kota Gunungsitoli, Kamis sore kemarin. Bahkan, tampak beberapa prajurit TNI AD Kodim 0213 Nias yang akan memimpin proses pemakaman. Namun, keluarga tetap bertahan agar proses pemakaman dibatalkan.

Perwakilan keluarga kemudian melakukan negosiasi dengan pihak TNI AD. Setelah negosiasi cukup panjang, keluarga akhirnya mengumumkan bahwa proses pemakaman ditunda. Keluarga akan membawa jenazah ke RSUD Gunungsitoli guna visum ulang. Setelah itu, korban baru dimakamkan di desanya.

Sementara hasil pemeriksaan jenazah almarhum nantinya akan diserahkan kepada penyidik. Jika memang Serda Berkat Iman Gea meninggal dengan cara tidak wajar, keluarga akan menempuh langkah hukum.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

TNI AD Investigasi Peluru Nyasar Lukai 2 Warga di Kampus UNP, Libatkan Polda Sumbar

57 tahun lalu

Kecelakaan Maut di Gunungsitoli, IRT Tewas Mengenaskan Tergilas Truk Muatan Besi

57 tahun lalu

Kronologi Prajurit TNI Tewas Ditembak Sesama Prajurit di Palembang, Berawal dari Cekcok

57 tahun lalu

Kadis Kesehatan Nias Ditahan terkait Kasus Korupsi RSU Pratama Rp38,55 Miliar

57 tahun lalu

TNI AD Bantu Bersihkan Sekolah Terdampak Bencana di Tapteng dan Tapsel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal