Anggota TNI Serda Iman Meninggal saat Latihan, Keluarga di Nias Menilai Ada Kejanggalan

Iman Jaya Lase
Serda Berkat Iman Gea disemayamkan di rumah duka, Desa Binaka, Kota Gunungsitoli, Kamis (7/11/2019). Keluarga memutuskan menunda pemakamannya dan akan divisum ulang karena menilai kematiannya janggal. (Foto: iNews/Iman Jaya Lase)

GUNUNGSITOLI, iNew.id – Seorang anggota TNI dari Batalyon 122 Tombak Sakti, Sersan Dua (Serda) Iman Berkat Gea (23) meninggal dunia saat latihan beladiri. Keluarga yang berencana mengebumikan korban di Gunungsitoli, Sumatera Utara (Sumut), dengan proses militer, membatalkan karena menilai ada kejanggalan dalam kematiannya.

Keluarga korban meminta pemakaman yang direncanakan di kampung halaman di Desa Binaka, Kota Gunungsitoli, Kamis (7/11/2019), ditunda dulu. Mereka ingin jenazah korban divisum ulang di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gunungsitoli untuk memastikan penyebab kematian yang sebenarnya. Sebab, keluarga menemukan ada luka di bagian leher Iman Berkat Gea yang telah dijahit.

Berdasarkan informasi awal yang diterima keluarga, Serda Berkat Iman Gea yang bertugas di Kompi B Yonif 122 TS meninggal dunia saat latihan beladiri tarung derajat pada Senin lalu, 4 November 2019 di Lapangan Bola Kompi B Yonif 122 TS di Dolok Masihul, Kabupaten Serdangbedagai, Sumut.

Keluarga mendapat informasi, Serda Berkat Iman Gea meninggal karena terkena tendangan di dada sebelah kiri saat latihan tersebut. Jenazah korban yang menjabat sebagai Danru 3 Ton 1 Kompi B itu kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.

Namun, keluarga pun kaget saat membuka peti jenazah korban sebelum pemakaman. Mereka menemukan ada bekas luka di bagian leher korban yang telah dijahit. Panjangnya diperkirakan 2 sentimeter (cm).

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

TNI AD Investigasi Peluru Nyasar Lukai 2 Warga di Kampus UNP, Libatkan Polda Sumbar

57 tahun lalu

Kecelakaan Maut di Gunungsitoli, IRT Tewas Mengenaskan Tergilas Truk Muatan Besi

57 tahun lalu

Kronologi Prajurit TNI Tewas Ditembak Sesama Prajurit di Palembang, Berawal dari Cekcok

57 tahun lalu

Kadis Kesehatan Nias Ditahan terkait Kasus Korupsi RSU Pratama Rp38,55 Miliar

57 tahun lalu

TNI AD Bantu Bersihkan Sekolah Terdampak Bencana di Tapteng dan Tapsel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal