Atas kejadian itu, korban lalu melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsek Hamparan Perak.
“Kepala saya ditodong pistol. Lalu, saya ditanya sama mereka di kantongmu isinya apa. Saya jawab STNk. Diambil lah STNK saya oleh mereka. Pelakunya enam orang pakai tiga motor sama bawa senjata tajam,” katanya, Minggu (22/3/2020).
Usai kejadian itu, Toni terpaksa berjalan kaki dan naik angkot pulang ke rumah. Sementara enam pelaku begal sadis tersebut kabur dengan sepeda motor rampasan milik korban.