2.600 Hewan Ternak di Sumut Diduga Terjangkit PMK, Edy Rahmayadi: Tak Ada yang Mati 

Jafar
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi memberikan keterangan m terkait hewan ternak yang diduga terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). (Foto: Istimewa)

"Perlu diwaspadai di Idul Adha yakni Dinas Kesehatan main (terjun) yang kedua Forkopimda kami sedang membentuk pos pos di perbatasan yang ketiga Dinas Peternakannya melakukan isolasi-isolasi pada hewan yang terpapar," ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Peternakan Sumut, M.Azhar Harahap menjelaskan pihaknya terus melakukan pengawasan transaksi jual-beli hewan kurban dan juga pengawasan diikuti Pemerintah Kabupaten/Kota di Sumut ini.

"Langkah-langkah pengawasan kita lakukan dalam penjualan hewan kurban. Kita melayangkan surat ke Kabupaten/Kota dan dinas yang menangani. Melakukan pemeriksaan fisik terhadap hewan kurban yang kirim ke kabupaten yang lain," kata Azhar.

Kemudian, Azhar melarang keras aktivitas jual beli ternak dari provinsi lain. terutama dari wabah seperti berasal dari Provinsi Aceh. Sehingga para pedagang hewan kurban harus mengikuti imbau dan larangan disampaikan oleh Pemprov Sumut ini.

"Harus mencantumkan SKKH dari Dokter hewan dan kepala dinas yang menangani fungsi peternakan setempat daerah asal. Menugaskan dokter hewan berwewenang untuk memeriksa hewan-hewan masuk ke pasar hewan," ucap Azhar.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dukung Ketahanan Pangan, Wananugraha Bima Lestari Salurkan Bantuan Hewan Ternak

57 tahun lalu

2 Residivis Pencuri Ternak di Sumba Timur Kembali Ditangkap, Gunakan Mobil Mewah

57 tahun lalu

PT SSL Salurkan Bantuan Sapi Betina, Dukung Ketahanan Pangan Petani

57 tahun lalu

MK Tolak Gugatan Edy-Hasan, Bobby Nasution-Surya Pemenang Pilgub Sumut

57 tahun lalu

1.000 Lebih Ternak di Bandung Terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku, 48 Ekor Mati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal