Sapi Seberat 1 Ton Mati Terjangkit PMK, Warga Susah Payah Evakuasi dari Kandang

Yayan Nugroho
Sapi seberat 1 ton milik warga Lumajang Jawa Timur mati terjangkit penyakit mulut dan kuku, Selasa (24/5/2022). (Foto: iNews/Yayan Nugroho).

LUMAJANG, iNews.id - Sapi seberat satu ton di Lumajang Jawa Timur mati akibat terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK). Warga kesulitan mengeluarkan sapi tersebut dari kandang.

Sapi yang mati tersebut jenis limosin milik Mulyadi, warga Desa Nguter, Kecamatan Pasiran. Sapi tersebut diketahui mati pada Selasa (24/5/2022) sore dengan kondisi mengeluarkan cairan busa di mulut dan kaki bengkak.

"Sudah satu minggu sakitnya," ujar Mulyadi ditemui Selasa (24/5/2022).

Mulyadi meminta bantuan puluhan orang untuk mengevakuasi sapi yang mati tersebut dari kandang untuk dikubur di belakang rumahnya.

Kematian sapi milik Mulyadi bukan yang pertama di daerah itu. Total sudah 17 ekor sapi di Lumajang yang mati akibat terjangkit wabah PMK.

Data terkini mencatat ada 1.117 ekor hewan ternak di Lumajang yang terjangkit PMK, dan tingkat kesembuhan yang rendah. Hanya sembilan ekor yang dinyatakan sembuh.

Kondisi itu membuat para peternak mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Mereka juga dilema antara menjual ternak dengan harga murah atau menunggu wabah PMK selesai.

Pemkab Lumajang kini terus berupaya menanggulangi wabah PMK yang merebak di wilayahnya. Puluhan dokter hewan disiagakan dan mencegah wabah meluas.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Desa Cikaso Kuningan Catat Rekor Kurban 28 Sapi, Daging Berlimpah Dibagikan ke Warga

57 tahun lalu

Viral! Truk Kayu Ugal-ugalan di Lumajang, Sopir Ditangkap Kendaraan Ditahan Polisi 30 Hari

57 tahun lalu

Perjuangan Siswa di Kaki Semeru Lumajang, Seberangi Banjir Lahar demi ke Sekolah

57 tahun lalu

Gunung Semeru Erupsi Lagi Hari Ini, Awan Panas Meluncur 5.000 Meter ke Tenggara

57 tahun lalu

Gunung Semeru Meletus Dahsyat Hari Ini, Luncurkan Awan Panas 4.000 Meter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal