Warga Nekat Mudik Akan Jadi Beban Pemda

Binti Mufarida
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito. (Foto: Ist)

“Tapi rupanya dengan pengetatan itu kita lihat secara nasional beberapa tempat tertentu ternyata terjadi juga orang-orang yang menggunakan persyaratannya sesuai dengan persyaratan dan prinsipnya mudik,” katanya.

Wiku menegaskan, pemudik akan menjadi beban pemda karena harus mengantisipasi lonjakan orang yang datang dan potensi terjadinya penularan Covid-19.

“Karena orang-orang yang datang ini juga harusnya betul-betul memahami apa kondisinya belum tentu setiap daerah mempunyai persiapan yang sama dalam menerima apa namanya para orang-orang yang mudik ini,” ujarnya.

Dan biasanya, kata Wiku, risiko penularan di daerah bisa menjadi lebih tinggi karena banyak bertemu dengan orang-orang yang tua, dan mereka yang entan terhadap Covid-19. “Apabila tertular jadi kondisinya lebih buruk,” katanya.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dilarang Mudik, Polres OKU Aktifkan 4 Pos Penyekatan di Perbatasan

57 tahun lalu

Pintu Masuk dan Keluar Tol Keramasan Sumsel Dijaga Ketat Polisi

57 tahun lalu

Pertumbuhan Ekonomi Sumsel Minus 0,41 Kuartal I 2021

57 tahun lalu

Sentil Kepala Daerah di Sumsel, Doni Monardo: Tingkatkan Literasi Ancaman Covid-19

57 tahun lalu

Putar Balik Pemudik, Polda Sumsel Kerahkan 4.019 Personel Gabungan   

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal