Warga 2 Kecamatan di OKI Sering Bermalam di Jalan, Perusahaan Perkebunan Tidak Peduli

Fitriadi
Warga berusaha mengeluarkan mobilnya dari lobang besar di jalan yang rusak parah di Kabupaten OKI. (Foto: Fitriadi)

PALEMBANG, iNews.id - Jalan sepanjang 32 kilometer dalam Kecamatan Tulung Selapan hingga Pangkalan Lampam rusak parah. Akibatnya, dalam dua tahun terakhir warga sering terpaksa bermalam di perjalanan menunggu jalan bisa dilalui. 

Menurut warga, jalan yang rusak terkesan dibiarkan tanpa ada perbaikan dari pemerintah terutama perusahaan perkebunan. Padahal, pada awal hendak membuka perkebunan, beberapa perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut berjanji akan memperbaiki jalan.  

Tokoh masyarakat setempat, Ali Imron mengatakan, kerusakan jalan mengakibatkan aktivitas warga sangat terganggu dan perekonomian berjalan lamban. 

"Kerusakan semakin para di musim hujan, jalan berlubang dan berlumpur seperti kubangan kerbau. Jalan terkadang tidak bisa dilintasi sama sekali," ujarnya, Senin (23/5/2022).

Warga menduga jalan rusak akibat truk angkutan milik perusahaan perkebunan. Truk over kapasitas membawa sawit lalu lalang setiap harinya. Sementara perusahaan tidak bertanggungjawab terhadap kerusakaan yang ditimbulkan. 

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polda Sumsel Sebut Terjadi Peningkatan Kasus Narkoba usai Lebaran 

57 tahun lalu

Prakiraan Cuaca 21 Mei, Sumsel Terang di Akhir Pekan 

57 tahun lalu

Polisi Tertembak saat Tangkap Bandar Sabu, Polda Sumsel Terjunkan Propam dan Reserse

57 tahun lalu

Hasil Audit BPK Belum Memuaskan, Pemprov Sumsel Dorong OPD Optimalkan Pendataan Aset

57 tahun lalu

Firli Ingatkan Pejabat dan Dewan di Sumsel Jangan Berurusan dengan KPK 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal