Waduh, BI Sebut Daya Beli di Sumsel Mulai Turun

Antara
Suasana pasar tradisional KM 12 Palembang di tengah pandemi Covid-19. (Foto: iNews.id)

PALEMBANG, iNews.id -Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumatera Selatan menilai mulai terjadi pelemahan daya beli karena dipengaruhi sejumlah faktor. Kepala BI Perwakilan Sumsel menyebutkan, di antaranya karena penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). 

“Dari sisi permintaan saat ini masih melemah,” kata Kepala BI Perwakilan Sumatera Selatan Hari Widodo, Sabtu (24/7/2021).

Sebelumnya, Bank Indonesia selaku Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) mengingatkan para pemangku kepentingan di Sumsel untuk fokus pada ketersediaan logistik selama masa PPKM tahap pertama, 14-20 Juli 2021.

Ini penting untuk menjaga agar tidak terjadi kelangkaan bahan pokok, yang dikhawatirkan akan berimbas pada kenaikan harga. Ternyata, selama periode tersebut, BI memantau pasokan bahan kebutuhan pokok terbilang terpenuhi di Sumsel.

Namun, fakta di lapangan yang didapati menunjukkan harga-harga mulai bergerak turun, di antaranya ayam potong. “Tentunya inflasi yang rendah ini tidak bagus untuk perekonomian. Oleh karena itu, semua pihak harus mendorong dari sisi ekonomi,” katanya.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Palembang dan Sebagian Besar Wilayah Sumsel Dipredisi Hujan

57 tahun lalu

Dua Pelajar Sumsel Lolos Paskibraka Nasional 2021, Ini Sekolah Asalnya

57 tahun lalu

Bertambah 841, Kasus Positif Covid-19 Sumsel Lampaui 40.000 Orang

57 tahun lalu

Bikin Malu Sumsel, Ini Modus Pungli 5 Petugas Pos Penyekatan Pintu Tol Keramasan

57 tahun lalu

Terbanyak dari Sumsel - Jabar, 1.020 Anak Terima Remisi di Hari Anak Nasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal