Ulama Senior Sepakat Kurangi Volume Toa saat Azan, Politik Jadi Pertimbangan

Muhaimin
Ulama India memilih mengecilkan volume suara azan karena keluhan kelompok Hindu. (Foto: Ilustrasi/Ist)

MUMBAI, iNews.id - Lebih dari 900 masjid di Mumbai, India memilih mengurangi volume pengeras suara saat azan. Para ulama senior memilih mengurang volume desibel pengeras suara, karena suara tanda masuk waktu sholat tersebut telah menjadi masalah politik.  

Duduk di sebuah kantor yang dipenuhi dengan buku-buku yang menghadap ke aula salat raksasa, Mohammed Ashfaq Kazi, khotib utama di masjid terbesar di Mumbai, memeriksa meteran desibel yang terpasang pada pengeras suara sebelum dia mengumandangkan azan.

“Volume azan kami telah menjadi masalah politik, tetapi saya tidak ingin itu berubah menjadi komunal,” kata Kazi, salah satu cendekiawan Islam paling berpengaruh di kota metropolitan yang luas di pantai barat India tersebut. 

Saat dia berbicara, dia menunjuk ke pengeras suara yang terpasang di menara Masjid Juma yang berwarna pasir di kawasan perdagangan lama Mumbai.

Kazi dan tiga ulama senior lainnya dari Maharashtra, di mana Mumbai berada, mengatakan lebih dari 900 masjid di barat negara bagian itu telah setuju untuk mengecilkan volume pengeras suara masjid saat azan dikumandangkan menyusul keluhan dari seorang politisi Hindu setempat.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kemenag Pastikan Tak Ada Penolakan Aturan Pengeras Suara Azan di Yogyakarta

57 tahun lalu

Ciptakan Kerukunan, PWNU Jabar Bakal Sosialisasikan Pedoman Pengeras Suara Azan

57 tahun lalu

Wakil Wali Kota Medan Minta Menag Minta Maaf terkait Polemik Suara Azan dan Gonggongan Anjing

57 tahun lalu

Laporan Roy Suryo soal Suara Azan dan Gonggongan Anjing Ditolak Polda Metro, kok Bisa ?

57 tahun lalu

Suara Azan Indah, Menag Yaqut Dinilai Salah Bandingkan dengan Gonggongan Anjing 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal