Terungkap, 39 warga Sumsel Sempat Terpapar Paham Radikal Gabung NII

Antara
Gubernur Herman Deru bersama Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanti meresmikan kampung tangguh ideologi di Martapura, OKU Timur, Kamis (3/6/2022). (Foto: Ist)

Setelah sinergisitas tersebut tercipta dan terbina secara baik maka, kata dia, diharapkan potensi masuknya paham radikal di OKU Timur bisa dicegah.

“Jadi empat pilar ini diperkuat dalam Kampung Tangguh Ideologi. mereka akan mencegah masuknya paham radikal, melindungi masyarakat yang rentan terpapar, mendata dan pengawasi pendatang yang masuk,” katanya. 

Diharapkan inisiasi pendirian kampung seperti ini bisa menyebar luas ke seluruh daerah, sehingga Indonesia menjadi negara yang tangguh ideologi.

Sementara itu, pendiri Negara Islam Indonesia Crisis Center Ken Setiawan berharap pemerintah dapat merangkul para mantan anggota NII yang telah kembali ke paham ideologi Pancasila sebagai warga negara Indonesia sejati. 

“Mari bersama-sama mengampanyekan Pancasila dengan mengamalkan isi Pancasila tersebut sehingga Sumsel aman dan damai,” katanya.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kemenkumham Dorong Organisasi Bantuan Hukum di Sumsel Raih Akreditasi

57 tahun lalu

Kemenkumham Evaluasi Organisasi Bantuan Hukum di Sumsel

57 tahun lalu

6 Wilayah Sumsel Berpotensi Hujan, Ini Daftarnya

57 tahun lalu

Polda Sumsel Gelar Operasi Bibir Sumbing, Ini Syarat Peserta

57 tahun lalu

Penerimaan Bea Cukai di Sumsel pada April 2022 Menurun, Ini Pemicunya 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal