“Kalau yang sebelumnya itu, mereka ini agak tertutup. Tapi akhir-akhir ini mereka mulai membaur dengan warga yang ada di sekitar sini. Aktivitas sehari-hari menurut keterangan dari istrinya, mereka jualan kue keliling,” ucapnya.
Selain Abu Hasan, Tim Densus 88 juga menangkap Suarto alias Abu Jakfar saat berada di Desa Lecah, Kecamatan Lubay Ulu, Kabupaten Muara Enim. Tim Densus 88 langsung melakukan pemeriksaan di rumah Suarto yang beralamat di Jalan Sukadamai, Kelurahan Kebun Bunga, Sukarami, Palembang. Dari hasil pemeriksaan, didapati sejumlah paspor serta beberapa buku jihad.
Rumah yang dihuni oleh dua orang istri terduga teroris ini, juga terlihat sepi. Tetangga hanya mengetahui sehari-harinya penghuni rumah tersebut berjualan makanan ringan, seperti keripik pisang dan singkong.
“Ada sekitar delapan orang dengan pakaian lengkap membawa senjata mendatangi dan memeriksa rumah tersebut,” ujar Jimmy, salah seorang tetangga Suarto.
Saat ini 12 orang terduga teroris tersebut tengah diperiksa di Mako Brimob Polda Sumatera Selatan. Diduga ke-12 orang tersebut merupakan jaringan teroris, Jamaah Anshorut Khilafah (JAK). Beberapa di antaranya diduga sebagai pemasok senjata api rakitan kepada kelompok teroris atas nama Asep, yang tertangkap di Kabupaten Oku Selatan pada 2016 lalu.