Swedia Dilanda Kerusuhan Dipicu Rencana Pembakaran Alquran

Berlianto
Kerusuhan terus terjadi di Swedia dipicu rencana bakar Alquran. (Foto: Ist)

"Hak para pengunjuk rasa untuk berdemonstrasi dan berbicara sangat berat, sangat berat dan dibutuhkan jumlah yang luar biasa untuk diabaikan,” kata Hild kepada kantor berita Swedia TT.

Demonstrasi berlangsung Sabtu malam di sebuah taman pusat di Malmo di mana pemimpin Stram Kurs Rasmus Paludan berbicara kepada beberapa lusin orang. Sejumlah kecil pendemo melemparkan batu ke arah demonstran dan polisi terpaksa menggunakan semprotan merica untuk membubarkan mereka.

Paludan sendiri dilaporkan terkena batu di kakinya, kata media Swedia. Tidak ada cedera serius yang dilaporkan, menurut polisi.

Sejak Kamis, bentrokan dilaporkan juga terjadi di Stockholm dan di kota Linkoping serta Norrkoping. Semua lokasi adalah lokasi di mana Stram Kurs merencanakan atau mengadakan aksi demonstrasi.

Paludan, seorang pengacara Denmark yang juga memegang kewarganegaraan Swedia, mendirikan Stram Kurs, atau “Garis Keras” pada tahun 2017. Situs web partai, yang menjalankan agenda anti-imigrasi dan anti-Islam mengatakan Stram Kurs adalah partai politik yang paling patriotik di Swedia.”

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Indonesia Kecam Pembakaran Alquran di Swedia, Minta WNI Tak Terpancing

57 tahun lalu

Politikus Anti-Islam Swedia Demonstrasi Bakar Alquran, Umat Islam Murka

57 tahun lalu

AS Tak Khawatirkan Ancaman Rusia soal Rencana Swedia dan Finlandia Gabung NATO

57 tahun lalu

Swedia dan Finlandia Berniat Gabung NATO, Begini Peringatan Keras Rusia

57 tahun lalu

Swedia dan Finlandia Bakal Gabung NATO Juni

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal