Swedia Dilanda Kerusuhan Dipicu Rencana Pembakaran Alquran

Berlianto
Kerusuhan terus terjadi di Swedia dipicu rencana bakar Alquran. (Foto: Ist)

STOCKHOLM, iNews.id - Kerusuhan pecah di Swedia dipicu kelompok sayap kanan anti-Islam, yang antara lain berencana untuk membakar Alquran. Pihak kepolisian Swedia mengatakan hingga 100 orang yang kebanyakan anak muda melemparkan batu, membakar mobil, ban dan tempat sampah, serta memasang pagar pembatas yang menghalangi lalu lintas.

"Situasi di Landskrona pada Sabtu malam telah tenang meski tetap penuh ketegangan," kata polisi, menambahkan tidak ada cedera yang dilaporkan dalam aksi tersebut seperti dikutip dari AP, Minggu (17/4/2022).

Pada Jumat malam, bentrokan keras antara demonstran dan kontra-pemrotes meletus di pusat kota Orebro menjelang rencana Stram Kurs untuk membakar Al Quran di sana, menyebabkan 12 petugas polisi terluka dan empat kendaraan polisi dibakar.

Rekaman video dan foto dari adegan kacau di Orebro menunjukkan mobil polisi yang terbakar dan pengunjuk rasa melemparkan batu serta benda lain ke petugas polisi dengan perlengkapan anti huru hara.

Kim Hild, juru bicara polisi di Swedia selatan, mengatakan sebelumnya bahwa polisi tidak akan mencabut izin untuk demonstrasi Landskrona karena ambang batas untuk melakukan itu sangat tinggi di Swedia, yang menghargai kebebasan berbicara.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Indonesia Kecam Pembakaran Alquran di Swedia, Minta WNI Tak Terpancing

57 tahun lalu

Politikus Anti-Islam Swedia Demonstrasi Bakar Alquran, Umat Islam Murka

57 tahun lalu

AS Tak Khawatirkan Ancaman Rusia soal Rencana Swedia dan Finlandia Gabung NATO

57 tahun lalu

Swedia dan Finlandia Berniat Gabung NATO, Begini Peringatan Keras Rusia

57 tahun lalu

Swedia dan Finlandia Bakal Gabung NATO Juni

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal