Menurutnya, Kota Lubuklinggau layak dikembangkan menjadi kota pariwisata karena memiliki keindahan alam yang masih alami.
Hanya saja, pemerintah setempat harus menyiapkan konsep yang matang dengan menetapkan sejak dini apakah menjadi wisata modern, wisata alam atau wisata olahraga (sport tourism).
Melalui dana Bangub ini diharapkan juga akses ekonomi Kota Lubuklinggau yang berbatasan langsung dengan Provinsi Bengkulu ini bisa semakin terbuka.
Wali Kota Lubuklinggau Prana Putra Sohe mengatakan saat ini pemerintahannya sedang menggalakkan gerakan "Ayo Ngelong ke Lubuklinggau" untuk memancing kedatangan wisatawan.
Untuk itu, pemkot sangat mengharapkan kucuran Bangub tersebut untuk pembanguna infrastruktur pengembangan wilayah (15 kegiatan), infrastruktur dasar dan penyehatan lingkungan (28 kegiatan), pengembangan destinasi pariwisata (1 kegiatan) dan pengembangan ruang terbuka publik dan taman olahraga (6 kegiatan).
“Kami tahun ini ingin membangun embung dan sarana olahraga lapangan golf. Dengan pengembangan pariwisata ini ditambah pembukaan akses darat dan udara diharapkan Lubuklinggau menjadi salah satu kota tujuan favorit,” kata dia.