Soal 6 Laskar FPI Mati Ditembak, Ini Sikap Komassaku

Dede Febriansyah
Ketua Forum Umat Islam Sumsel, Ustadz Umar Said. (Foto: Dede Febriansyah)

PALEMBANG, iNews.id - Koalisi Masyarakat Sumsel Anti Kekerasan Terhadap Umat (Komassaku) mengecam peristiwa penembakan terhadap enam laskar saat mengawal Habib Rizieq Shihab (HRS). Komassaku meminta Presiden membntuk tim pencari fakta (TPF) independen.

Ketua Forum Umat Islam Sumsel, Ustaz Umar Said mengatakan, TPF independen penting untuk mengetahui kebenaran peristiwa tersebut. "Pembentukan TPF independen perlu dilakukan agar masyarakat mengetahui apa yang sesungguhnya terjadi hingga mengakibatkan enam orang laskar FPI meninggal akibat tertembak," ujar Umar Said, Rabu (9/12/2020).

Menurutnya, pemerintah jangan menutupi atau pun membuat skenario palsu bahkan menyudutkan suatu organisasi massa dalam peristiwa tersebut.

"Kita harus transparan, siapapun yang bersalah harus dihukum, apalagi jika ini merupakan pembunuhan berencana berarti hukumannya juga berat, bisa saja hukuman mati terhadap pelaku penembakan itu," kata Umar.

Namun, kata Umar, jika tidak terbukti tetap harus diberikan hukuman yang seadilnya karena telah menghilangkan nyawa manusia. Apabila ternyata memang ada kontak senjata antara Laskar FPI dan aparat juga harus dibuka terang benderang dan harus dijelaskan kepada masyarakat.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

FPI Sebut Semua Jenazah Laskar Luka Tembak di Jantung

57 tahun lalu

Heboh Pelangi di Megamendung, Dikaitkan Pemakaman Jenazah Laskar FPI

57 tahun lalu

Beredar Foto Pria Berseragam Putih-Putih Pegang Benda Mirip Senpi, Ini Tanggapan FPI

57 tahun lalu

Ratusan Orang Datangi Mapolres Bantul, Ada Apa?

57 tahun lalu

Sosok Kapolda Kalsel Brigjen Andi Rian Djajadi, Bongkar Kasus Ferdy Sambo hingga FPI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal