Sesalkan Pelecehan Puluhan Santri di Ogan Ilir, Dewan Pendidikan Minta Pelaku Dihukum Berat

Antara
J, oknum guru ponpes di Ogan Ilir ditangkap Dirkrimum Polda Sumsel. (Foto: Ist)

Kondisi tersebut diperparah adanya doktrin santri harus patuh dan menghormati orang tua terutama guru, sehingga oknum guru pelaku pelecehan memanfaatkan relasi kuasa tersebut.

Kepolisian harus mengusut tuntas kasus ini, pelakunya harus dihukum dengan hukuman maksimal.

Selain memproses hukum pelaku, penting juga dilakukan penanganan terhadap korban secara serius, karena dampak terhadap korban sangat beragam, mulai dari aspek pola, pikir, fisik dan kondisi biologis serta psikologis.

Dampak jangka pendek bisa langsung tampak, tapi ada dampak yang jangka panjang, dimana jika tidak diproses dengan tepat maka bisa mengakibatkan dampak traumatik dan gangguan psikologis lain bagi korban.

"Pendampingan juga perlu diberikan kepada orang tua korban, serta santri lainnya di lingkungan pondok pesantren," kata aktivis Womens Crisis Centre (WCC) itu.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Waspada, Sumsel Termasuk Daerah Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrem

57 tahun lalu

Kian Melandai, Kasus Baru Covid-19 di Sumsel di Bawah 50 Orang

57 tahun lalu

Profil Alex Noerdin, Eks Gubernur Sumsel yang Menjadi Tersangka Kasus Pembelian Gas

57 tahun lalu

Tersangka Korupsi Pembelian Gas, Ini Peran Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin

57 tahun lalu

BMKG Prakirakan Sumsel Dilanda Hujan, Ini Daftar Daerahnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal