Serangan ke Herman Deru Dinilai Pengalihan Isu Korupsi Masjid Sriwijaya

iNews.id
Andrei Utama. (Foto: Ist)

PALEMBANG, iNews.id - Gubernur SumselHerman Deru mendapatkan kritik karena dituding nepotisme dalam pengangkatan pejabat. Namun, Aktivis Sumsel Andrei Utama menilai tudingan terhadap Herman Deru bernuansa politis dan pengalihan isu.

Menurutnya, gencarnya kritik yang ditujukan kepada Gubenur Sumsel, Herman Deru belakangan ini selain bernuansa politis juga bertujuan untuk menutupi kasus mega korupsi Masjid Sriwijaya yang sedang dibongkar Kejaksaan Tinggi Sumsel. Apalagi kasus korupsi tersebut diduga kuat melibatkan para pejabat dan mantan pejabat penting di Sumsel.

"Masyarakat sudah membaca bahwa gencar kritik berbau fitnahan terhadap Herman Deru dilancarkan bersamaan dengan kasus mega korupsi Masjid Sriwijaya yang sedang heboh saat ini. Hal ini tentu ingin mengaburkan kasus korupsi masjid yang menghebohkan tersebut," ujarnya, Jumat (9/4/2021).

Rei membantah yang menyebutkan Herman Deru telah melakukan KKN dalam pengangkatan pejabat di lingkungan Pemprov Sumsel. Pasalnya, pengangkatan pejabat sudah melalui mekanisme yang diatur dalam peraturan perundangan. Misalnya melalui lelang terbuka oleh panitia yang melibatkan perguruan tinggi. Sehingga siapapun berhak ikut tidak terkecuali PNS yang masih terbilang keluarga Herman Deru.

"Misalnya Direktur RS Mata saat ini memang adik Herman Deru yang seorang dokter spesialis mata dan pangkatnya sdh memenuhi pesyaratan," katanya.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Berita Duka, Gubernur Sumsel Ke-14 Mahyuddin Meninggal Dunia

57 tahun lalu

7 Kabupaten di Sumsel Dapat Kuota Peremajaan Karet, Rp11,5 Juta per Hektare

57 tahun lalu

Gandeng Ponpes di Sumsel, Pusri Dorong Minat Santri Jadi Petani

57 tahun lalu

Polisi Tangkap 3 Pembakar Lahan di Muratara Sumsel

57 tahun lalu

Polda Sumsel Awasi Ketersediaan Bahan Pokok Selama Ramadan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal