Sepi Pembeli, Penjualan Pernak-Pernik Imlek Turun 50 Persen

Dede Febriansyah
Penjualan pernak-pernik Imlek di Palembang belum normal karena pandemi Covid-19. (Foto: Dede F)

"Ketiga barang itu paling banyak dicari pengunjung, karena memang barang utama untuk dalam perayaan hari raya Imlek," katanya.

Diakui Lusia, penjualan pernak-pernik Imlek dua tahun terakhir merupakan waktu tersulit dalam 20 tahun dirinya menjual berbagai pernak-pernik Imlek di Palembang.

"Adanya kebijakan dan pembatasan memengaruhi euforia Imlek. Sekarang hanya beberapa dan segelintir saja yang membeli. Dahulu bisa ramai karena pemesan biasanya dari perusahaan-perusahaan juga," katanya.

Masih rendahnya minat pembeli terhadap pernak-pernik Imlek juga terlihat di pusat perbelanjaan JM Group. Padahal terdapat penawaran diskon hingga 70 persen untuk produk pakaian. Promo tersebut berlaku dari 3 Januari-6 Februari 2022.

"Pernak-pernik iImlek mulai dari Rp7 ribu, untuk kue kering mulai Rp18 ribu per bungkus, dan baju Chongsam anak mulai Rp59.500. Kalau Imlek, kita siapkan dengan ciri khas warna merah," ujar Corporate General Affair JM Group, Deny Mulyawan.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Covid-19 di Palembang Naik, Dinkes: Mayoritas dari Luar Kota

57 tahun lalu

Rebutan Lahan Parkir, Preman Hampir Tewas di Belakang Mal Ternama di Palembang

57 tahun lalu

Begini Persiapan Festival Sungai Sekanak Lambidaro Palembang

57 tahun lalu

Suhu Udara di Palembang Naik, Ini Penjelasan BMKG

57 tahun lalu

Jenazah Ferman Saputra Diterbangkan ke Palembang, Keluarga: Katanya Mau Pulang Nanti Sincia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal