Sepanjang 2019, Lima Warga Sumatera Tewas Diserang Harimau

Antara
Harimau ditangkap (Antara)

PALEMBANG, iNews.id - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan mencatat ada 23 konflik atau serangan harimau terhadap manusia sepanjang tahun 2019. Lima orang meninggal dunia akibat konflik tersebut.

"Frekuensi konflik antara manusia dan harimau ini agak tidak biasa, sebab pada 2017 dan 2018 tidak ada laporan konflik, tetapi pada 2019 naik drastis," kata Kepala BKSDA Sumsel Genman Suhefti Hasibuan.

BACA JUGA: Jaga Habitat Harimau, Warga Sumsel Diimbau Tak Tebang Pohon Sembarangan

Genman menambahkan, 23 kali konflik itu terjadi di Kabupaten Lahat, Muara Enim, Ogan Komering Ulu (OKU), Musi Rawas Utara, Musi Banyuasin Empat Lawang dan Kota Pagaralam. Sayangnya, 23 konflik itu hanya terjadi pada tahun 2019 saja.

"Tahun 2017 dan 2018 tidak ada konflik. Tahun 2019 dalam rentang waktu bulan November-Desember 2019, lima orang tewas," imbuhnya.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sadis! Anak dan Cucu Bunuh Nenek 87 Tahun di Muara Enim Sumsel

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang OKU Timur Sumsel, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Brutal! Anak Bacok Kepala Ayah Kandung di Lubuklinggau Pakai Parang

57 tahun lalu

Kesaksian Mencekam Warga Pelalawan Papasan dengan 3 Harimau Sumatera

57 tahun lalu

Geger Temuan Jejak Diduga Harimau Resahkan Warga Lampung Timur, Ini Kata BKSDA

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal