Putus Asa karena Masalah Keluarga, Pria Ini Tikam Belasan Pejalan Kaki

Umaya Khusniah
Pria mengamuk di jalan karena persoalan keluarga. (Foto: Ilustrasi/sindonews)

Kantor Polisi Distrik Anqing mengatakan, semua korban adalah pejalan kaki yang sedang berada di lokasi kejadian.

Hukum di China membatasi penjualan dan kepemilikan senjata api. Karenanya, serangan massal umumnya dilakukan dengan pisau atau bahan peledak buatan sendiri.

Peristiwa serupa juga pernah terjadi pada Desember lalu. Kala itu, aksi penusukan terjadi di luar sauna dan pemandian di kawasan timur laut China. 

Pelaku digambarkan mengalami sakit jiwa atau memiliki dendam terhadap masyarakat. Akibat peristiwa itu mengakibatkan tujuh orang tewas dan tujuh lainnya luka.

Selain itu, ada juga penjaga keamanan sekolah yang melukai sedikitnya 39 orang di sebuah taman kanak-kanak (TK) di wilayah selatan Guangxi pada Juni tahun lalu. Pelaku akhirnya dijatuhi hukuman mati.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BMKG Prakirakan Hujan Lebat Disertai Angin di Beberapa Wilayah Sumsel

57 tahun lalu

Ikuti Standar WHO, Pengujian Kontak Kasus di Sumsel Mulai Gunakan Antigen

57 tahun lalu

Penikam Polisi di Palembang Mengaku Teroris, Ini Kata Polda Sumsel

57 tahun lalu

Pascapenyerangan KKB di Ilaga, Bandara Aminggaru Ditutup Sementara

57 tahun lalu

Video 2 Preman Ditetapkan Tersangka Penyerangan di Depan Markas Koramil Garut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal