Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Lesty Nurainy menjelaskan, sampai saat ini belum ada laporan, baik murid maupun guru yang terkonfirmasi positif Covid-19. Harapannya PTM ini berjalan lancar dengan baik.
"Tetap disiplin menerapkan Prokes. Pihak sekolah juga diharapkan sudah menyiapkan sarana dan prasarana seperti tempat cuci tangan dan lain-lain," ucapnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda menuturkan, Pemkot Palembang mengizinkan seluruh sekolah melakukan kegiatan belajar mengajar dengan cara PTM terbatas di masa PPKM level 2 sekarang ini.
Berdasarkan evaluasi pelaksanaan sekolah PTM terbatas yang dilakukan sejak 6 September 2021, seluruh sekolah di Palembang diizinkan melakukan PTM terbatas sejak awal Oktober.
"Berdasarkan evaluasi pelaksanaan PTM Terbatas beberapa pekan terakhir berjalan dengan baik sesuai protokol kesehatan dan tidak terjadi penularan Covid-19. Dari fakta tersebut dan kesiapan sekolah menerapkan PTM dengan protokol kesehatan antisipasi penularan Covid-19, seluruh sekolah sudah dibolehkan melakukan PTM, namun dengan tetap melakukan pembatasan," katanya.