Proyek Tanjung Carat Tak Dibiayai APBN, Pemprov Sumsel Diminta Cari Investor

Dede Febriansyah
Skema pembiayaan rencana pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat di Banyuasin berubah. (Foto: Ist)

"Masalah perubahan status hutannya sudah selesai, tinggal pengukuran tapal batas hutan yang masih dikaji KLHK untuk dibawa ke Kementerian Keuangan," katanya.

Darma Budhy menambahkan, alih fungsi kawasan hutan berada di tiga titik, yakni titik pertama seluas 44 hektare (ha). Titik kedua 40 ha, dan terakhir seluas 10 Ha. Sedangkan tanah milik Pemprov Sumsel mencapai luas 67 hektare.

Jika seluruh proses perizinan di tingkat pusat rampung, lanjutnya, Pemprov Sumsel akan melakukan groundbreaking proyek agar keran investasi bisa dibuka.

"Saat ini investor yang ingin membangun usaha masih melihat, menunggu kesiapannya, baru mereka bisa masuk. Masih melihat prospeknya. Ada yang dari lokal, Jakarta, Malaysia, dan negara lain," katanya.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

58.168 Ekor Hewan Ternak di Sumsel Telah Divaksin PMK

57 tahun lalu

Polisi Tangkap Sindikat Mobil Bodong di Sumsel, 8 Kendaraan Tanpa Surat dari Jakarta Disita

57 tahun lalu

Covid-19 Hari Ini Bertambah 5.831 Kasus, 23 Orang dari Sumsel 

57 tahun lalu

Investor Pasar Modal Asal Sumsel Terus Meningkat, Didominasi dari Palembang

57 tahun lalu

Realisasi Pendapatan Negara di Sumsel Rp8,52 Triliun, Ini Sumbernya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal