Produksi Pertanian Sumsel Tetap Meningkat di Tengah Pandemi

Antara
Produksi pertanian Sumsel terus meningkat karena tidak terpengaruh kebijakan pembatasan. (Foto: Ilustrasi/Ist)

PALEMBANG, iNews.id - Sumsel mengalami peningkatan produksi padi di tengah pandemi yang melanda hampir dua tahun. Peningkatan terjadi karena sektor ini relatif tidak terganggu oleh kebijakan pengendalian virus Corona.

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Hortikultura Sumsel, R Bambang Pramono mengatakan, produksi padi di Sumsel pada tahun 2020 mencapai 2.742.431 ton Gabah Kering Giling (GKG) atau meningkat sebanyak 139.035 ton dari produksi padi pada tahun 2019 yakni 2.603.396 ton GKG.

“Kami terus mendorong petani tetap semangat dalam berproduksi dengan mengucurkan beragam bantuan, mulai alsintan hingga pupuk,” katanya, Rabu (15/9/2021).

Bahkan pada 2021, Sumsel menargetkan dapat memproduksi 3,1 juta ton gabah kering giling (GKG) karena ditopang oleh program peningkatan intensitas penanaman dan produktivitas di sejumlah daerah sentra produksi.

Peluang peningkatan produksi itu sangat terbuka karena terdapat sejumlah daerah sentra produksi yang memiliki areal sawah yang luas tapi intensitas penanamannya masih rendah, yakni hanya satu kali dalam satu tahun.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Herman Deru Janjikan Rp300 Juta untuk Atlet Sumsel Peraih Medali di PON Papua

57 tahun lalu

Berantas Narkoba, BNNP Sumsel Tempat Korwil di Musi Banyuasin

57 tahun lalu

Percepat Penanganan Karhutla, Porli Luncurkan Aplikasi yang Menyempurnakan Songket Sumsel

57 tahun lalu

Nelayan di Sumsel Diimbau Waspadai Potensi Cuaca Buruk

57 tahun lalu

Polisi Bongkar Bisnis Pupuk Palsu di Sumsel, Gudang Tersebar di 2 Daerah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal