Produksi Pertanian Sumsel Tetap Meningkat di Tengah Pandemi

Antara
Produksi pertanian Sumsel terus meningkat karena tidak terpengaruh kebijakan pembatasan. (Foto: Ilustrasi/Ist)

Selain itu, Sumsel juga tidak mengabaikan potensi dari Kabupaten Ogan Komering Ilir yang saat ini menjadi peringkat 24 untuk produksi beras secara nasional.

Sejauh ini, hanya dua daerah di Sumsel yang sudah bisa tiga kali tanam yakni OKU Timur dan Musi Rawas karena memiliki saluran irigasi. Sementara selebihnya masih menggandalkan alam seperti sawah rawa lebak dan sawah tadah hujan untuk pengairannya.

Sedangkan sawah pasang surut berada di Banyuasin, Muba dan OKI yang juga membutuhkan penanganan khusus untuk pemanfaatannya karena membutuhkan manajemen tata kelola air.

“Namun beragam upaya kami lakukan untuk mengatasi kendaa di lapangan, dan optimistis dapat meningkatkan produktivitas pertanian dari 6 ton GKG per Ha menjadi 8 ton GKG per Ha,” kata dia.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Herman Deru Janjikan Rp300 Juta untuk Atlet Sumsel Peraih Medali di PON Papua

57 tahun lalu

Berantas Narkoba, BNNP Sumsel Tempat Korwil di Musi Banyuasin

57 tahun lalu

Percepat Penanganan Karhutla, Porli Luncurkan Aplikasi yang Menyempurnakan Songket Sumsel

57 tahun lalu

Nelayan di Sumsel Diimbau Waspadai Potensi Cuaca Buruk

57 tahun lalu

Polisi Bongkar Bisnis Pupuk Palsu di Sumsel, Gudang Tersebar di 2 Daerah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal