Presiden Haiti Dibunuh Tentara Bayaran yang Berbicara dengan Bahasa Inggris dan Spanyol

Anton Suhartono
Presiden Haiti Jovenel Moise dibunuh di rumahnya pada Rabu dini hari oleh sekelompok orang diduga tentara bayaran. (Foto: Ist)

PORT AU PRINCE, iNews.id - Presiden Haiti Jovenel Moise tewas dibunuh diduga tentara bayaran. Perdana Menteri Haiti sementara, Claude Joseph mengatakan, para pelaku berbicara dalam bahasa Inggris dan Spanyol.

Kepala kepolisian Haiti Leon Charles mengatakan, petugas membunuh empat pelaku yang ternyata tentara bayaran serta menangkap dua orang lainnya. 

"Kami mencegat mereka dalam perjalanan saat mereka meninggalkan lokasi kejadian. Sejak itu, kami bertempur dengan mereka. Mereka akan dibunuh atau ditangkap," katanya, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (8/7/2021).

Leon Charles menegaskan, pasukannya tidak akan beristirahat sampai semua pelaku ditangkap atau dilumpuhkan.

Duta Besar Haiti untuk Amerika Serikat (AS) Bocchit Edmond mengatakan, para pelaku menyamar sebagai agen pemberantasan narkoba AS DEA ketika memasuki kediaman pribadi Moise. Itu untuk memudahkan para pelaku menembus penjagaan keamanan presiden.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Waspadai Potensi Hujan dan Angin Kencang di Sumsel

57 tahun lalu

Bidik Tersangka Baru Korupsi Masjid Sriwijaya, Kejati Sumsel Intensif Periksa Saksi

57 tahun lalu

SMA-SMK di Seluruh Sumsel Batal Sekolah Tatap Muka

57 tahun lalu

Profil Presiden Haiti yang Tewas Dibunuh, Pengusaha Perkebunan Pisang yang Terjun ke Politik

57 tahun lalu

Presiden Haiti Dibunuh, Pelaku Mengaku Agen DEA Amerika Serikat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal