Presiden Afghanistan Kabur saat Taliban Masuki Ibu Kota, Publik Marah

Muhaimin
Presiden Afghanistas Ashraf Ghani kabur ketika Taliban memasuki dan menguasi ibu kota. (Foto: Ist)

Ghani telah kabur, tetapi 38 juta rakyat Afghanistan tetap di sana.

Beberapa provinsi terakhir yang jatuh berada di timur negara itu, dengan kota Jalalabad menjadi yang terakhir dari kota-kota besar negara itu yang direbut oleh Taliban setelah kesepakatan dicapai antara para tetua setempat, gubernur dan anggota kelompok bersenjata tersebut.

Seorang politisi dari provinsi timur, yang tidak ingin disebutkan namanya, menggambarkan kaburnya Ghani sebagai “aib”.

"Ghani berbohong kepada orang-orang selama ini dan menjaga orang-orang Afghanistan dalam kegelapan," katanya, seperti dikutip Al Jazeera, Senin (16/8/2021).

Politisi itu menunjuk pernyataan Ghani yang direkam sebelumnya pada hari Sabtu sebagai contoh berbohong kepada rakyat Afghanistan. Dalam pidato itu, Ghani, yang tampaknya sedang membaca dari teleprompter, berjanji "untuk berkonsentrasi guna mencegah perluasan ketidakstabilan, kekerasan dan pemindahan orang-orang saya".

Namun, dalam beberapa jam dari pidato itu dua kota terbesar di Afghanistan–Jalalabad dan Mazar-i-Sharif–jatuh ke tangan Taliban.

Referensi ke Ghani berbohong atau menyimpan rahasia telah menjadi lebih umum selama dua bulan terakhir, ketika distrik pertama, dan kemudian provinsi, mulai jatuh ke tangan Taliban.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tinjau Posko PPKM di Prabumulih, Ketua DPRD Sumsel: Kesadaran Masyarakat Belum Optimal 

57 tahun lalu

Cuaca Sumsel Sebagian Besar Berpotensi Hujan pada 16 Agustus 2021

57 tahun lalu

Taliban Masuki Kabul, Juru Bicara: Perang di Afghanistan Telah Berakhir

57 tahun lalu

Taliban Masuk Kabul, Presiden Afghanistan Ashraf Ghani Terbang ke Tajikistan

57 tahun lalu

Video Atlet dan Pelatih Galang Dana PON, KONI Sumsel Merasa Tercoreng

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal