Presiden Afghanistan Kabur saat Taliban Masuki Ibu Kota, Publik Marah

Muhaimin
Presiden Afghanistas Ashraf Ghani kabur ketika Taliban memasuki dan menguasi ibu kota. (Foto: Ist)

KABUL, iNews.id - Presiden Afghanistas Ashraf Ghani kabur ketika Taliban memasuki dan menguasi ibu kota negara itu, Kabul. Ghani beralasan melarikan diri untuk menghindari pertumpahan darah, namun publik yang kebingungan kecewa dan marah. 

Taliban telah menang dan kini berusaha merebut kembali kekuasaan mereka 20 tahun lalu setelah digulingkan dalam invasi militer NATO pimpinan Amerika Serikat (AS).

Minggu malam, diumumkan bahwa Ghani telah meninggalkan negara itu dengan beberapa anggota kabinetnya. "Mantan Presiden Afghanistan telah meninggalkan Afghanistan," kata Ketua Dewan Tinggi untuk Rekonsiliasi Nasional, Abdullah Abdullah, yang tak sudi lagi mengakui Ghani sebagai presiden.

"Dia telah meninggalkan negara ini, dan [untuk itu] Tuhan akan meminta pertanggungjawabannya," ujarnya dalam sebuah video yang di-posting di halaman Facebook-nya.

Runtuhnya pemerintah Afghanistan yang didukung Barat di Kabul terjadi setelah serangan kilat Taliban yang dimulai pada 6 Agustus dan menyebabkan perebutan lebih dari dua lusin provinsi Afghanistan pada Minggu pagi.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tinjau Posko PPKM di Prabumulih, Ketua DPRD Sumsel: Kesadaran Masyarakat Belum Optimal 

57 tahun lalu

Cuaca Sumsel Sebagian Besar Berpotensi Hujan pada 16 Agustus 2021

57 tahun lalu

Taliban Masuki Kabul, Juru Bicara: Perang di Afghanistan Telah Berakhir

57 tahun lalu

Taliban Masuk Kabul, Presiden Afghanistan Ashraf Ghani Terbang ke Tajikistan

57 tahun lalu

Video Atlet dan Pelatih Galang Dana PON, KONI Sumsel Merasa Tercoreng

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal