Polisi Bubarkan Iktikaf di Masjid, Ormas: Ini Bukan Israel

Muhaimin
Polisi bubarkan warga yang iktikaf di masjid. (Foto: Ist)

ANKARA, iNews.id - Pasukan polisi membubarkan paksa anggota organisasi massa (ormas) Islam yang tengah melakukan iktikaf di sebuah masjid sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19. Tindakan polisi ini mendapatkan protes dan sindiran dari anggota ormas yang menyebutkan seperti perbuatan pasukan keamanan Israel. 

Peristiwa itu terjadi di tenggara Gaziantep. Mereka yang dibubarkan adalah anggota Yayasan Furkan, yang dikenal anti-rezim pemerintah Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Pasukan polisi Turki membubarkan paksa anggota organisasi massa (ormas) Islam yang tengah melakukan iktikaf di sebuah masjid di tenggara Gaziantep. Mereka yang dibubarkan adalah anggota Yayasan Furkan, yang dikenal anti-rezim pemerintah Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Pembubaran paksa itu memicu protes di media sosial. Para anggota Yayasan Furkan, yang kritis terhadap Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang berkuasa, awalnya tengah beribadah dengan melaksanakan iktikaf sepuluh hari terakhir Ramadhan pada 3 Mei 2021 ketika pasukan polisi tiba dan membubarkannya.

Pasukan polisi juga sempat menyemprotkan merica agar kegiatan itu dihentikan. Yayasan tersebut mengatakan bahwa mereka telah mematuhi langkah-langkah pencegahan COVID-19 dengan mengenakan masker dan menjaga jarak sosial. Namun, tetap dilarang melakukan kegiatan itu di masjid di masa pembatasan aktivitas sosial.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Potret Umat Muslim Aceh Iktikaf pada Bulan Ramadan

57 tahun lalu

Harga Daging di OKU Sumsel Capai Rp164.000/kg

57 tahun lalu

Polda Sumsel Tangkap 6 Komplotan Begal Sadis, Pelaku Didominasi Remaja

57 tahun lalu

Berubah Lagi, Pemprov Sumsel Kini Resmi Larang Mudik Lokal

57 tahun lalu

Ramadan, Salat Tarawih di Masjidil Haram Dikurangi Jadi 10 Rakaat Tak Ada Iktikaf

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal