Perempuan di Negara Ini Dilarang Nonton Piala Dunia 

Berlianto
Ilustrasi Piala Dunia 2022 yang digelar di Qatar. (Foto: Ist)

NRF, yang pusatnya berada di timur laut Lembah Panjshir, sedang melakukan kampanye gerilya melawan Taliban menyusul keruntuhan pemerintah bentukan Barat pada Agustus 2021.

"Beberapa hari lalu Taliban mengumumkan bahwa perempuan tidak diizinkan mengunjungi restoran, kafe, tempat umum semacam itu," ucap Nazary. 

"Taliban telah mengumumkan tindakan keras, itu terjadi sejak tahun lalu dan baru-baru ini menjadi jauh lebih parah," katanya.

Nazary mengatakan Qatar, tuan rumah Piala Dunia harus menutup kantor penghubung Taliban di Doha, karena Taliban menjadi semakin tidak toleran.

“Kantor mereka harus ditutup di Doha dan mereka harus merasakan keterasingan, marginalisasi, untuk mulai berubah," tuturnya. 

“Dalam perspektif kami, mereka kelompok teroris dan karenanya mereka menerima legitimasi dari Islamisme radikal dan terorisme," ujarnya. 

Dikerahui Qatar telah menjadi perantara antara Taliban dan dunia luar, termasuk melalui Perjanjian Doha 2020. Kelompok itu setuju untuk tidak mengizinkan tanah Afghanistan digunakan untuk kegiatan yang mengancam Barat. 

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Buruh Minta UMP Sumsel 2023 Naik Jadi Rp3,55 Juta

57 tahun lalu

Buruh di Sumsel Minta UMP 2023 Naik 13 Persen

57 tahun lalu

81 Warga Sumsel Positif Covid-19 Hari Ini

57 tahun lalu

PLN Sebut Setiap Hari Temukan Pelanggaran Pemakaian Listrik di Sumsel 

57 tahun lalu

Waspada, Sebagian Wilayah Sumsel Diprediksi Hujan Lebat Disertai Angin Hari Ini 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal