Keesokannya atau pada Minggu (10/7/2022) pagi sekira pukul 05.30, Anjas menghembuskan nafas terakhir.
Sempat tersiar kabar bahwa Anjas tewas ditusuk sesama warga binaan di dalam rumah tahanan. Namun Amir menegaskan bahwa kabar tersebut tak benar. "Bukan, bukan. Itu (warga binaan tewas) karena narkoba," kata Amir.
Dia berharap aparat penegak hukum (APH) seperti BNN dan Polres Ogan Ilir, juga Polda Sumatera Selatan menindaklanjuti peredaran narkoba di dalam Lapas.
"Kami ingin dorong ada sidak supaya peredaran narkoba di Lapas Tanjung Raja tidak terjadi lagi," kata Amir.
Kanwil Kemenkumham Sumsel juga telah menerjunkan tim untuk melakukan penyelidikan terkait meninggalnya seorang narapidana di Lapas Klas IIA Tanjung Raja. Pemeriksaan dilakukan terhadap petugas untuk mengetahui kemungkinan adanya pelanggaran atau kelalaian.